JarCorp
Reborn
Kembali ke Blog

7 Tips Merawat Rumah agar Tetap Nyaman saat Musim Hujan di Malang

Senin, 10 Agustus 2026 Ifahani tips properti
7 Tips Merawat Rumah agar Tetap Nyaman saat Musim Hujan di Malang
Musim hujan di Malang bisa bikin rumah lembap dan bocor. Simak 7 tips praktis merawat rumah agar tetap kering, hangat, dan nyaman sepanjang musim penghujan.

Malang terkenal dengan udaranya yang sejuk, tapi saat musim hujan tiba, kelembapan bisa menjadi musuh utama kenyamanan rumah Anda. Dinding lembap, atap bocor, hingga bau apek sering kali muncul tanpa diundang. Tenang, Anda tidak perlu panik. Dengan perawatan yang tepat, rumah tetap bisa menjadi tempat berlindung yang hangat dan nyaman. Berikut 7 tips merawat rumah agar tetap nyaman saat musim hujan di Malang.

1. Periksa dan Perbaiki Atap Sebelum Hujan Lebat7 Tips Merawat Rumah agar Tetap Nyaman saat Musim Hujan di M

Atap adalah garis pertahanan pertama rumah Anda. Sebelum musim hujan mencapai puncaknya, sempatkan untuk memeriksa kondisi genteng, seng, atau dak beton. Cari retakan, celah, atau genteng yang bergeser. Jika perlu, panggil tukang profesional untuk perbaikan. Jangan tunggu bocor, karena perbaikan darurat biasanya lebih merepotkan.

2. Bersihkan Talang Air dan Selokan

Talang yang tersumbat daun atau sampah akan membuat air hujan meluap ke dinding dan pondasi. Bersihkan talang secara rutin, minimal dua minggu sekali selama musim hujan. Pastikan aliran air lancar hingga ke saluran pembuangan. Ini langkah sederhana yang mencegah rembesan dan banjir kecil di sekitar rumah Anda.

3. Kelola Kelembapan dengan Ventilasi dan Exhaust Fan

3. Kelola Kelembapan dengan Ventilasi dan Exhaust Fan

4. Lapisi Dinding dengan Cat Anti-Jamur

Cat anti-jamur adalah investasi pintar untuk rumah di daerah beriklim lembap. Lapisan ini membantu mencegah pertumbuhan jamur dan lumut, sekaligus membuat dinding lebih mudah dibersihkan. Pilih cat berkualitas dengan kandungan fungisida. Aplikasikan ulang setiap 2-3 tahun sekali agar perlindungan tetap optimal.

5. Perhatikan Drainase dan Tanah di Sekitar Rumah

Tanah yang miring ke arah pondasi rumah dapat menyebabkan genangan dan merusak struktur bangunan. Pastikan permukaan tanah di sekitar rumah sedikit menurun ke arah saluran pembuangan. Bersihkan juga sumur resapan atau biopori jika Anda memilikinya. Drainase yang baik membuat air hujan cepat mengalir, tidak menggenang, dan tidak merembes ke fondasi.

6. Rapikan Perabotan dan Jauhkan dari Dinding

Saat kelembapan tinggi, perabotan kayu bisa mengembang atau berjamur. Beri jarak antara furnitur dan dinding setidaknya 5-10 cm agar udara bisa bersirkulasi. Angkat barang-barang di lantai, terutama di ruangan yang jarang dipakai. Gunakan kapur barus atau silica gel di dalam lemari untuk menjaga pakaian tetap kering dan bebas bau.

7. Cek Instalasi Listrik dan Alat Elektronik

Hujan dan petir adalah kombinasi berbahaya bagi instalasi listrik. Periksa stop kontak, kabel, dan panel listrik untuk memastikan tidak ada kabel terkelupas atau basah. Gunakan penstabil tegangan (stavolt) untuk melindungi elektronik dari lonjakan arus saat petir. Segera perbaiki jika ada percikan atau bau hangus terbakar.

Merawat rumah saat musim hujan memang butuh konsistensi, tapi hasilnya sepadan: rumah tetap hangat, kering, dan sehat untuk keluarga. Mulailah dari langkah yang paling mendesak, seperti memeriksa atap dan membersihkan talang. Jika Anda berencana membeli rumah di Malang yang sudah dirancang ramah cuaca atau ingin konsultasi lebih lanjut, hubungi kami di Rumah123 untuk pilihan properti terbaik yang cocok dengan kebutuhan Anda.

Jelajahi Semua Artikel
CHAT
310
Asisten Bisnis
Online